Beragam Manfaat Kereta Dorong

Minggu, 28 Maret 2010


Di awal kehidupan bayi dimana kelekatan benar-benar harus dibangun lewat sentuhan, dekapan, dan kata-kata lembut, frekuensi penggunaan stroller pastilah relatif minim. Irama langkah ibu ketika menggendong bayi malah dapat menenangkannya seperti ketika ia ikut ke sana kemari di dalam kandungan. Posisi menggendong juga memungkinkan bayi merasakan degup jantung dan embusan nafas orang yang mengasihinya. Kondisi inilah yang membuat bayi kecil merasa nyaman dan aman dalam gendongan.

Namun, memang tidak sedikit energi yang harus dikeluarkan untuk menggendong bayi selama berjam-jam, terutama saat bepergian. Karena itu, kereta dorong sangatlah membantu. Beban yang semula harus kita tanggung sepenuhnya dalam gendongan dapat dialihkan ke kereta dorong.

Banyak manfaatnya
Bila si kecil dalam kondisi lelah dan mengantuk selama bepergian, kereta dorong bisa dimanfaatkan sebagai tempat tidur sementara yang cukup nyaman. Dengan begitu orangtua jadi lebih leluasa beraktivitas.

Kalaupun si kecil memilih tetap digendong atau tak mau diletakkan berlama-lama dalam kereta dorongnya, kereta dorong bisa dimanfaatkan sebagai troli pengangkut pernak-pernik kebutuhan si kecil yang perlu dibawa selama bepergian.

Sebetulnya, manfaat stroller bukan hanya tertuju bagi orangtua karena si kecil pun memperoleh manfaatnya. Secara fisik si kecil tetap berada berdekatan dengan kita, sehingga ia tetap merasakan kehadiran kita.

Selagi berdiam di rumah, kita bisa memanfaatkan stroller sebagai tempat duduknya. Bahkan, beberapa model stroller dilengkapi mainan warna-warni yang bertekstur dan berbunyi, juga fasilitas buaian untuk menidurkan bayi dengan gerakan mengayun-ayun.

Di rumah, kereta dorong dapat difungsikan sebagai boks sementara, ketika kita harus melakukan sesuatu yang mendesak dan tak ada orang dewasa lain yang bisa dimintai tolong menjaganya. Jangan lupa katakan alasan kita, "Kamu di sini dulu ya Sayang, Bunda ke kamar mandi dulu sebentar." Tentu saja sabuk pengamannya harus betul-betul terpasang dengan baik dan stroller-nya diletakkan dalam jangkauan dan pengawasan kita.

Ketika bayi sudah bisa duduk dalam stroller-nya, ia akan sangat menikmati acara jalan-jalan berkeliling taman atau perumahan sambil melihat-lihat keadaan sekeliling.

Kalau si kecil sudah mendapat makanan pendamping ASI, stroller juga bisa difungsikan sebagai kursi makanannya. Dudukkan si kecil di situ, kencangkan seat belt-nya, fungsikan pengunci rodanya, dan mulailah menyuapinya.

Narasumber: Evi Sukmaningrum, MPsi, dari Unika Atma Jaya, Jakarta

Membuat Si Kecil Mudah Tidur

Senin, 22 Maret 2010


Membuat bayi cepat tidur di malam hari memang amat sulit. Perlu perjuangan ekstra agar ia bisa nyenyak tidur. Apalagi setiap bayi punya kebiasaan tidur yang berbeda. Tidak ada cara khusus untuk membuat mereka tertidur pulas.

Ada banyak sebab yang membuat anak bisa tidur. Mengetahui jam tidurnya yang rutin dan membuat nyaman lingkungan tidurnya bisa membantu Anda mengatasi masalah bayi sulit tidur.

1. Jam tidur
Bayi umumnya akan terbangun kapan pun tanpa memberikan tanda pada orangtuanya. Membuat jadwal tidur atau jam-jam rutin untuk tidur bagi bayi bisa membuat mereka tidur teratur. Namun jam tidur bayi yang satu dan yang lain tidak sama. Buatlah jam-jam tidur rutin dengan meninabobokannya di buaian pada waktu yang sama setiap harinya. Mereka akan terbiasa tidur pada jam yang Anda tentukan. Dan Anda akan tahu jam berapa ia akan bangun untuk minum atau makan.

2. Suara atau bunyi-bunyian
Setiap rumah pasti punya suara atau bunyi-bunyi tertentu, entah bunyi televisi atau bunyi kegiatan lainnya. Mungkin Anda tidak terpengaruh dengan bunyi-bunyi ini. Tetapi pendengaran bayi amat sensitif. Mereka bisa mudah terbangun oleh bunyi-bunyian itu. Sedangkan suara seperti AC, kipas angin, dan suara yang tergolong halus, mungkin tidak akan berpengaruh bayi mereka.

3. Cahaya
Menggunakan cahaya sebagai simbol atau pertanda mereka untuk tidur? Boleh saja. Jika ini rutin Anda lakukan, ia akan tahu, saat lampu dimatikan artinya ia harus tidur. Anda juga bisa mengurangi cahaya lampu (meredupkan).

4. Suhu
Perhatikan suhu ruangan atau suhu tempat ia tidur. Pakaian yang ia gunakan juga akan berpengaruh terhadap suhu tubuhnya. Misalnya, jika pakaiannya memang tipis maka gunakan selimut hangat. Udara yang terlalu dingin atau terlalu panas bisa berpengaruh pada pola tidur bayi.

5. Ayunan
Banyak bayi yang lebih mudah tertidur di ayunan, seperti di tempat tidur yang bisa diayun. Ayunan akan membuat mereka merasa nyaman dan terlindungi. Kenapa? Karena mereka seperti berada di dalam perut ibu (berayun-ayun dalam amnion).

6. Kursi goyang
Bayi dalam gendongan Anda di kursi goyang akan mudah tertidur. Tidurkan ia sambil menggendongnya di kursi goyang. Selain ia merasa lebih nyaman karena berada di dekapan ibunya, kursi goyang juga akan membantu mereka cepat tidur. Dan pulas.

7. Selimut yang hangat
Anda menidurkannya dalam dekapan Anda yang hangat, tetapi kemudian Anda memindahkannya ke tempat tidur yang dingin. Tentu saja ia akan kaget, dan terbangun. Gunakan selimut yang hangat, atau hangatkan lebih dahulu selimutnya. Sehingga saat ia diletakkan di tempat tidur, tempat tidur sudah menjadi hangat.

8. Lingkungan yang nyaman
Orangtua mungkin menjadi tidak sabar saat si kecil tidak segera tertidur. Yang harus Anda lakukan adalah menenangkan dan menyanyikannya lagu-lagu tidur. Beri juga usapan-usapan lembut untuknya.

9. Tidur bersama bayi
Percaya atau tidak, jika Anda meletakkan bayi di dekat Anda maka ia akan tertidur bersama Anda. Saat itu ia merasa nyaman karena ada yang menjaga dan melindunginya. Ketika ia terbangun, dan melihat Anda ada di sampingnya, tentu ia tak akan rewel. Anda juga tidak perlu bangun dari tempat tidur untuk menidurkannya kembali.

10. Tak perlu diangkat
Ketika mendengar bayi menangis, mungkin Anda akan terburu-buru mengangkatnya dari buaian. Dr Richard Ferber, penulis buku Solve your Child's Sleep Problem, membuat konsep tentang pelatihan tidur untuk bayi. Anda hanya perlu menenangkannya, tanpa harus mengangkatnya dari buaian tidurnya.

Mengurangi Rasa Ketidaknyamanan Saat Hamil

Senin, 15 Maret 2010


Saat mengandung, tak hanya bayi Anda yang makin bertumbuh besar di dalam perut Anda, tapi juga rahim dan plasenta. Ini berarti Anda akan mulai merasa kurang nyaman dengan mengembangnya bagian pelvis dan perut Anda. Penambahan berat pada bagian perut pun akan menimbulkan tekanan pada bagian tulang belakang dan menimbulkan rasa sakit di punggung, bagian belakang kaki, punggung tengah, pundak, dan leher.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan rasa ketidaknyamanan di bagian punggung. Pertama, ada banyak hormon kehamilan yang bekerja untuk membuat otot dan ligamen punggung Anda lebih nyaman. Jadi, meski punggung Anda merasa lebih nyaman, tapi sekaligus amat rentan rasa sakit. Lalu, berat dari rahim yang membesar, bayi, dan plasenta mulai akan terasa sulit untuk dibawa. Perubahan tersebut akan menyebabkan perubahan postur tubuh. Dengan kehamilan, pusat gravitasi Anda akan mengalami sedikit perubahan. Adalah hal yang alami ketika postur tubuh Anda sedikit berubah. Punggung Anda akan sedikit terdorong ke belakang, pelvis sedikit maju. Perubahan postur ini pun akan menyebabkan perubahan gaya berjalan Anda.

Cobalah tips-tips dari Susan Warhus MD, pengarang Darn Good Advice Pregnancy berikut untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan saat kehamilan:
* Kenakan sepatu nyaman, yang mampu menyangga lengkungan di bagian telapak kaki Anda.
* Jika Anda harus mengambil sesuatu di lantai, gunakan otot kaki Anda untuk sedikit berjongkok sambil menjaga punggung Anda tetap tegak, jangan membungkuk ke depan, karena bisa mendorong pelvis Anda.
* Secara umum, jangan mencoba mengangkat barang yang beratnya lebih dari 7kg.
* Saat akan beranjak berdiri dari posisi tidur atau bangkit dari tempat duduk, gunakan kedua kaki Anda yang menjejak rata ke tanah sambil menjaga keseimbangan.
* Cobalah lakukan olahraga kehamilan secara teratur; yoga kehamilan, senam kehamilan, atau pun renang untuk ibu hamil, karena benar-benar bisa membantu Anda.
* Saat tidur, bersandarlah di samping tubuh Anda, kurangi tidur telentang. Sematkan beberapa bantal kecil di posisi-posisi yang butuh sanggahan untuk menciptakan posisi nyaman Anda. Posisi terbaik selama kehamilan adalah posisi miring ke kiri, karena bisa mendorong aliran darah dan nutrisi ke bayi Anda. Ini karena saluran darah utama mengalir di bagian kanan tulang belakang. Tak masalah jika Anda merasa nyaman untuk tidur dengan posisi menyamping ke kanan. Upayakan untuk tidak tidur telentang.
* Ambil waktu dalam sehari untuk mengistirahatkan kaki Anda, lebih baik lagi jika Anda bisa sambil sedikit berbaring saat mengangkat kaki Anda.
* Sesekali, manjakan diri dengan pijatan khusus ibu hamil.
* Minta tolong orang terdekat Anda untuk mengoleskan salep pereda pegal di bagian punggung.
* Secara rutin, cek kondisi ke dokter kandungan Anda.

Peci Elastis Gampang di Pakai

Jumat, 12 Maret 2010
Apakah anda orang yang tidak suka ribet dalam penggunaan peci? Apakah anda masih menggunakan peci yang kaku dan tidak nyaman? Saya bukan pedagang, saya juga buka produsen kopyah. Saya suka memakai peci yang bahannya elastic, jadi gampang di pakai dan menurut saya anda pasti senang.

Memakai peci merupakan salah satu kelengkapan BUSANA MUSLIM, dan kita sebagai muslim yang taat tentu saja ingin peci yang nyaman untuk kita pakai sehari-hari. Tentu saja pecinya harus nyaman saat kita pakai. Memeiliki sirkulasi udara yang bagus, sehingga tidak membuat kepala menjadi panas dan gatel gatel.

Di pasar memang banyak sekali dapat kita jumpai penjual peci, tidak terkecuali toko BAJU MUSLIM. Peci yang bagus dan nyaman tidak perlu kita beli dengan biaya mahal, karena hari ini saya telah mencoba peci harga Rp. 3500 yang sangat nyaman. Saya sendiri tidak percaya, bagaimana bisa dengan harga Rp. 3500 mereka bisa menjual peci dengan kualitas yang sangat bagus.

Trik Mengenalkan Makanan Padat pada Bayi

Rabu, 03 Maret 2010


Mengubah kebiasaan makan bayi dari usia 0 - 6 bulan hingga 1 tahun butuh kreativitas ibu. Menurut Dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, MS, peran ibu dimulai saat bayi mulai dikenalkan dengan makanan padat peralihan dari susu.

"Pengenalan bisa dimulai saat bayi berumur enam bulan. Jika terlambat nantinya anak tidak bisa mengunyah sempurna, dan dia akan ngemut ketika makan. Problemnya adalah ibu biasanya kurang telaten dalam mengenalkan makanan," papar dr Fiastuti dalam konferensi pers "100 % Nutrisi untuk Buah Hati" yang diadakan oleh MeadJohnson di Jakarta, beberapa waktu lalu. Padahal, kata dr Fiastuti, kemampuan mengunyah baik untuk stimulasi otot leher.

Untuk mengenalkan makanan padat untuk bayi Anda bisa mencoba beberapa trik berikut:

Berikan makanan tanpa rasa (plain)
Sebaiknya kenalkan anak sejak dini dengan rasa yang plain. Kurangi gula, garam, atau berikan susu tawar (bukan vanila apalagi cokelat). Jika sejak bayi anak dibiasakan makan makanan dengan variasi rasa, ketika balita anak akan cepat bosan dengan makanan. Sebaliknya, jika rasa plain yang dikenalkan pertama kali, begitu balita anak mulai menikmati makanan manis atau asin yang kemudian membuatnya lebih lahap makan. Terlalu sering memberikan makanan manis akan menyebabkan anak menjadi terlalu aktif. Jangan heran kalau anak masih senang dengan mainannya meski jam tidur sudah tiba.

Variasi menu yang cocok untuk anak
Biasanya demi kepraktisan, masakan dibuat seragam untuk dikonsumsi orangtua maupun anak-anak. Misalnya, Anda menyiapkan sayur bening dan perkedel jagung untuk makan siang, dan memberikan menu tersebut untuk si kecil. Cara ini menyulitkan bagi batita yang sedang belajar makanan barunya. Berikan variasi menu yang cocok untuk batita, dan bukan makanan orang dewasa.

Potong kecil-kecil
Dalam menyajikan makanan, sesuaikan dengan si anak. Jika Anda membuatkan roti isi, potong ukuran kecil dengan tampilan yang dekoratif. Buat anak melirik makanan, dan siap menyantapnya. Dengan begitu, mulut kecilnya bisa mengunyah perlahan, dan sajiannya pun membuat mereka senang makan.

Jangan campur makanan dengan air
Seberapa sering Anda mencampur nasi dengan sup untuk makanan si kecil? Cara ini ternyata tidak membantu anak untuk menghabiskan makanannya, apalagi jika anak butuh waktu lama untuk makan. Campuran nasi dengan sup membuat anak cepat kenyang karena makanan lebih padat. Jangan heran jika tiga kali suap, anak sudah tak nafsu makan.

Kombinasikan karbohidrat, protein, dan lemak
Asupan gizi dalam makanan harus diberikan bertahap. Tak perlu khawatir berlebihan jika komposisi makanan belum sempurna. Pastikan saja dalam setiap makanan anak mengandung karbohidrat, protein, dan lemak, dengan komposisi karbohidrat lebih besar (2/3 dari porsi makanan). Ukuran untuk melihat sejauh mana asupan gizi terpenuhi sederhana, berat badan harus sesuai usia. Anak dengan berat badan kurang bisa dikatakan kurang gizi, begitupun yang kelebihan berat badan. Namun, hal ini kembali kepada usia anak. Dr Fiastuti mengatakan ada rumusannya mengenai hitungan gizi, tapi sederhananya tiap tahun berat badan anak seharusnya naik sekitar 2 kg.

 

Browse